Saturday, October 10, 2020

Juara French Open 2020, Iga Swiatek Ukir Rekor serta Riwayat, Berikut Kenyataannya

Petenis berumur 19 tahun asal Polandia, Iga Swiatek pada akhirnya capai pucuk kemasyhuran di kompetisi Grand Slam French Open 2020.

Petenis non-unggulan itu sukses jadi juara tunggal putri selesai mengandaskan favorit 4 asal Amerika Serikat, Sofia Kenin di pertandingan final, Sabtu 10 Oktober 2020.

Bukan sebatas titel juara yang dicapainya, Iga juga mencatatkan rekor serta riwayat baru di dunia tenis Polandia.

Serta, Iga Swiatek relatif jalani laga final yang gampang walau pernah bertanding seru di set pertama yang dimenangkannya dengan score 6-4.

Pada set ke-2, Iga Swiatek cuman perlu waktu seputar 1/2 jam untuk mengakhiri perlawanan Sofia Kenin dengan score 6-1 serta pastikan titel juara tenis grand slam pertama kalinya. keseluruhnya laga berjalan waktu 1 jam 21 menit.

Kecuali mencatat diri dalam buku riwayat untuk salah satunya petenis non favorit yang sempat jadi juara Grand Slam, Iga Swiatek mencatat namanya untuk petenis Polandia pertama yang memenangi Grand Slam.

Catatan yang lain, Iga Swiatek jadi pemain di bawah umur 20 tahun yang sukses memenangkan French Open semenjak Iva Majoli (Kroasia) melakukan pada 1997 selesai mengandaskan Martina Hingis di final French Open 1997.

Lepas dari absennya beberapa petenis kelas atas di French Open 2020, salah satunya Naomi Osaka serta juara tahan Ashleigh Barty dan deretan nama yang lain.

Kesuksesan Iga Swiatek terus pantas dihargai sebab ia menunjukkan jika posisi favorit serta ketidaksamaan rangking di tubuh tenis dunia tidak jamin seorang pemain kalah dari pemain yang makin difavoritkan serta tempati rangking jauh lebih bagus.